Ringkasan
Yang disebut botol kaca berbentuk khusus mengacu pada berbagai botol kaca dengan penampang tidak melingkar, seperti botol tiga sisi, botol empat sisi, botol delapan sisi, botol oval, dll. (Gambar 2-44 ). Melalui desain bodi botol yang unik, botol kaca tidak hanya memenuhi persyaratan kemasan produk, tetapi juga menjadikan wadahnya memiliki nilai artistik, dekoratif, dan tampilan tertentu, sehingga memenuhi kebutuhan spiritual dan psikologis konsumen. Selain itu, botol berbentuk khusus juga memiliki fungsi anti pemalsuan yang relatif baik secara teknologi. Kebanyakan botol berbentuk khusus memiliki struktur yang rumit, persyaratan teknologi pemrosesan yang tinggi, pembuatan cetakan yang sulit, dan kesulitan dalam peniruan tertentu, sehingga botol berbentuk khusus memiliki fungsi teknis anti-pemalsuan.

Persyaratan isi pada struktur botol berbentuk khusus
Isi wadah kemasan kaca berupa serpihan, butiran, bubuk, pasta, cairan kental dan cairan. Bentuk yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda pula untuk bentuk, struktur dan desain wadah kemasan kaca.
Untuk isi balok dan serpihan, seperti tablet farmasi dan permen, sering kali terjepit dan tersangkut saat diisi pada saluran otomatis karena bentuknya yang bersudut. Desain wadah harus mengadopsi struktur leher pendek dan diameter yang relatif besar. Penampang badan botol harus berbentuk bulat atau lonjong, dan tinggi badan botol tidak boleh terlalu tinggi.
Untuk isi butiran seperti minuman padat, krim, biji coklat, biji gula, dll, wadah kaca yang digunakan sebaiknya didesain dengan mulut besar dan penampang leher pendek, sehingga cocok untuk berbagai bentuk, namun tinggi badan botol tidak boleh terlalu tinggi, dan kenyamanan mengambil sendok harus diperhatikan.
Isi pasta berbentuk tidak padat dan tidak cair, seperti selai kacang, selai, pasta kacang dan makanan saus lainnya, kosmetik krim, pasta dan produk krim lainnya. Wadah kemasan kaca untuk produk tersebut sebaiknya memiliki mulut yang besar, leher yang pendek, dan badan botol yang pendek dan tebal untuk memudahkan penggunaan alat.
Untuk produk cair kental seperti madu, untuk memudahkan penuangan dan konsumsi, digunakan diameter yang lebih besar, pipinya dipendekkan secukupnya, dan panjang tertentu digunakan. Lebih tepat menggunakan struktur transisi.
Isi cairan memiliki fluiditas yang kuat, dan mulut kecil, leher panjang, serta transisi lambat antara leher dan bahu cocok, yang memudahkan untuk mengontrol aliran, memperlambat laju aliran, dan menghindari luapan dan penyemprotan.
Untuk isi yang memerlukan pelindung cahaya, dapat dipilih kaca berwarna, seperti hijau, coklat, opalescent, dll, namun harus diperhatikan dampaknya terhadap warna asli produk di dalamnya.
Singkatnya, dalam proses desain bentuk botol, bentuk botol yang dirancang harus baru dan indah, serta harus mendukung kekuatan dan stabilitas. Itu juga harus manusiawi dan nyaman untuk digunakan dan diangkut. Hanya dengan mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif dan membedakan faktor primer dan sekunder, botol berbentuk kaca dapat mencapai tujuan menjadi cantik dan praktis.
Desain struktur botol berbentuk khusus 2.8.3.1 Desain struktur dasar botol
Bagian bawah botol kaca umumnya didesain cekung, yang dapat mengurangi titik kontak pada bidang kontak dan meningkatkan stabilitas. Bagian bawah dan akar botol ditransisikan oleh busur. Busur transisi yang besar bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan botol, tetapi busur yang terlalu besar akan mengurangi area penyangga dan mengurangi stabilitas botol. Dalam kondisi kualitas botol tertentu, ketebalan minimum dasar botol digunakan sebagai prinsip desain. Rasio ketebalan dasar botol ditentukan, dan dasar botol diusahakan memiliki perbedaan ketebalan yang lebih kecil untuk mengurangi tekanan internal. Gambar 2-45 menunjukkan bentuk struktur dasar botol kaca biasa, dan Gambar 2-46 menunjukkan bentuk struktur dasar botol berbentuk bola cekung.

